Sekolah Rakyat adalah bagian dari program nasional Presiden Prabowo yang ditujukan untuk memutus mata rantai kemiskinan struktural. Akan dibangun di lahan 30 hektare, sekolah ini akan menyediakan fasilitas pendidikan terpadu dan tempat tinggal bagi siswa dari keluarga kurang mampu.
“Ini bukan sekadar sekolah, tapi jalan menuju perubahan hidup. Kita ingin mereka yang lahir dari latar belakang sulit punya kesempatan yang sama untuk sukses,” ujar Gubernur.
Adapun Sekolah Unggulan akan diarahkan sebagai pusat pencetak generasi terbaik yang siap bersaing di level nasional maupun global. Dengan seleksi dari pusat, sekolah ini diharapkan jadi role model bagi peningkatan mutu pendidikan di seluruh jenjang.
“Jika ada SMA unggulan, maka SD dan SMP juga harus unggul. Kita tidak boleh membiarkan potensi anak-anak kita hilang hanya karena mereka tak punya akses,” pungkasnya.
Keberangkatan Muhammad Faiq dan Waode Alika bukan sekadar keberangkatan dua anak muda. Itu adalah simbol kebangkitan Sultra, yang tengah menyiapkan generasi emasnya untuk menyambut masa depan dengan percaya diri dan nilai luhur.
Dari pelosok Lawa hingga Kota Kendari, dari ruang kelas hingga Istana Negara mereka membawa harapan bahwa anak daerah bisa berdiri sejajar dengan siapa pun di Indonesia.







Komentar