Visioner Indonesia Dukung Pemprov Sultra Tinjau Ulang Beasiswa Sampoerna, Nilai Anggaran Rp4,96 Miliar Hanya Dinikmati Enam Mahasiswa Tak Penuhi Rasa Keadilan

banner 468x60

KENDARI, NUSANTARAVOICE.COM– Visioner Indonesia menyatakan dukungan terhadap langkah Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) yang melakukan peninjauan kembali kerja sama program Beasiswa Sampoerna University bersama Putera Sampoerna Foundation (PSF). Bahkan, jika hasil evaluasi menunjukkan adanya persoalan tata kelola dan ketidakefisienan penggunaan anggaran, Visioner Indonesia menilai program tersebut layak dihentikan.

Sekretaris Jenderal Visioner Indonesia, Akril Abdillah, mengatakan kebijakan peninjauan tersebut merupakan langkah yang tepat demi memastikan penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) benar-benar memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Sulawesi Tenggara, khususnya mahasiswa.

banner 970x250

Menurutnya, alokasi anggaran sebesar Rp4.960.000.000 yang hanya diperuntukkan bagi enam orang mahasiswa dinilai tidak mencerminkan asas keadilan dan pemerataan dalam dunia pendidikan.

“Kami mendukung Pemprov Sultra untuk meninjau ulang, bahkan menghentikan program beasiswa ini apabila terbukti tidak sesuai prinsip tata kelola pemerintahan yang baik. Nilai anggaran hampir Rp5 miliar hanya untuk enam mahasiswa tentu memunculkan pertanyaan publik mengenai efektivitas dan rasa keadilan,” ujar Akril, Jum’at, 21/8/2026.

Ia menilai, dengan anggaran sebesar itu, Pemprov Sultra seharusnya dapat membantu puluhan hingga ratusan mahasiswa berprestasi maupun mahasiswa kurang mampu yang sedang menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi, baik di Sulawesi Tenggara maupun di luar daerah.

Baca juga:  Gebrakan Gubernur Terapkan Meritokrasi: Wawancara Langsung Calon Pejabat Hingga Kerjasama Manajemen Talenta ASN dengan Jawa Barat

“Sulawesi Tenggara memiliki ribuan mahasiswa yang juga membutuhkan dukungan biaya pendidikan. Jangan sampai APBD hanya dinikmati segelintir orang, sementara mahasiswa lain yang memiliki prestasi dan keterbatasan ekonomi tidak mendapatkan kesempatan yang sama,” tegasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sultra, Andi Syahrir, menjelaskan bahwa Pemprov Sultra belum melanjutkan pembayaran beasiswa mahasiswa Sultra di Sampoerna University karena masih melakukan peninjauan terhadap kerja sama dengan Putera Sampoerna Foundation.

banner 336x280

Komentar