Alsintan Menumpuk di Rumah Dinas Bupati Sumba Barat Daya, Tuai Sorotan Publik dan Desakan Penyaluran

Berita2 Dilihat
banner 468x60

SUMBA BARAT DAYA, NUSANTARAVOICE.COM – Video yang memperlihatkan alat dan mesin pertanian (alsintan) menumpuk di halaman rumah dinas Bupati Sumba Barat Daya menjadi viral di media sosial. Video tersebut diunggah oleh Stepanus Ummbu Pati melalui akun Facebook dan langsung memicu perhatian publik, khususnya kalangan petani.

Dalam video itu, terlihat sejumlah awak media mencoba mengonfirmasi langsung kepada Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonu Wulla. Ia menyampaikan bahwa alsintan tersebut baru saja tiba dan dapat digunakan, namun tetap harus melalui mekanisme yang berlaku.

“Itu baru sampai, siapapun bisa dipakai, tapi ada mekanismenya,” ujarnya.

Di sisi lain, Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Sumba Barat Daya, Kristina Bili, menilai bahwa alsintan bantuan dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia seharusnya segera disalurkan kepada kelompok tani sesuai dengan usulan yang telah diajukan sebelumnya.

“Alsintan bantuan kementerian pertanian itu berdasarkan usulan kelompok tani, harusnya itu diserahkan ke kelompok tani,” tegasnya.

Ia juga mengkritisi lokasi penyimpanan alsintan yang dinilai tidak sesuai prosedur. Menurutnya, alsintan semestinya ditempatkan di gudang resmi milik Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, bukan di rumah dinas kepala daerah.

Baca juga:  Visioner Nilai Tuduhan Intervensi Dirut Bank Sultra Pada Seleksi Komisaris dan Direksi BPR Bahteramas Masih Prematur dan Asumtif

“Selain itu alsintan diparkir di Gudang Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sumba Barat Daya, bukan di rumah dinas bupati,” tambahnya.

Berdasarkan data yang beredar, terdapat sekitar 20 unit alsintan yang belum disalurkan. Rinciannya meliputi 5 unit traktor roda empat, 5 unit rotary, 2 unit combine ukuran besar, serta 8 unit combine kecil.

banner 336x280

Komentar