“Intinya tadi Pak Presiden memberikan pembekalan bagaimana mereka betul-betul siap, betul-betul memiliki integritas yang baik, hati yang baik, kapasitas yang baik, dan juga jiwa kebangsaan, rasa pemahaman yang baik tentang kondisi rakyat Indonesia, kondisi bangsa Indonesia,” ungkap Brian.
Penekanan tersebut menunjukkan pentingnya keseimbangan antara kecakapan profesional dan pembentukan karakter dalam mempersiapkan calon pemimpin masa depan. Para peserta diharapkan tidak hanya mampu menjalankan tugas secara efektif, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap kebutuhan masyarakat dan kepentingan bangsa.
Brian menambahkan, Presiden menginginkan agar seluruh peserta dapat menunjukkan kinerja optimal dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran dan tanggung jawab ketika nantinya memasuki dunia kerja.
“Sehingga mereka ketika nanti bekerja, mereka memiliki performasi yang baik dengan integritas yang tinggi,” katanya.
Melalui perpaduan pendidikan karakter, penguatan kapasitas kepemimpinan, serta pengalaman praktik di dunia kerja, P3MDI Batch 1 Tahun 2026 diharapkan menjadi salah satu langkah dalam menyiapkan talenta nasional yang kompeten dan berintegritas. Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapan generasi muda Indonesia untuk mengambil peran strategis dalam pembangunan nasional, khususnya melalui BUMN dan berbagai program prioritas pemerintah.












Komentar