Akril Abdillah: Seruan “Buy Indonesia” Dasco Perlu Diikuti Penguatan Ekonomi Nasional

banner 468x60

JAKARTA, NUSANTARAVOICE.COM – Founder Visioner Indonesia 45 (VI45), Akril Abdillah, menilai seruan “Buy Indonesia” yang disampaikan Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, di tengah tekanan pasar modal menjadi momentum untuk memperkuat kepercayaan terhadap ekonomi nasional dan mendorong kemandirian pasar keuangan Indonesia.

Menurut Akril, pesan tersebut mengingatkan bahwa tantangan pasar modal perlu dihadapi melalui semangat kebersamaan, penguatan fundamental ekonomi, serta langkah kebijakan yang terukur. Di tengah dinamika global, Indonesia perlu menjaga kepercayaan pasar sekaligus memastikan bahwa perekonomian nasional memiliki daya tahan yang kuat.

banner 970x250

“Seruan Buy Indonesia merupakan pengingat penting bahwa kita perlu membangun kepercayaan terhadap potensi ekonomi sendiri. Namun, kepercayaan itu juga harus didukung oleh fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta kebijakan yang memberikan kepastian bagi investor,” ujar Akril Abdillah di Jakarta, Selasa (20/10/2026).

Ia menilai, penguatan pasar modal tidak dapat dilepaskan dari stabilitas ekonomi, kualitas regulasi, dan kemampuan Indonesia menjaga iklim investasi yang sehat. Karena itu, tantangan yang dihadapi bursa saat ini perlu menjadi kesempatan untuk memperkuat berbagai aspek yang menopang kepercayaan investor.

Akril juga memandang bahwa pesan kebersamaan yang disampaikan Dasco memiliki relevansi dengan upaya membangun keyakinan terhadap prospek ekonomi Indonesia. Menurutnya, koordinasi antara pemerintah, DPR RI, otoritas keuangan, dan pelaku usaha menjadi penting dalam menjaga stabilitas serta memperkuat kredibilitas pasar modal.

Baca juga:  Pemprov Sultra Perkuat Stabilitas Ekonomi Lewat Ramadhan Sultra Fest 2026

“Dalam menghadapi tekanan pasar, kita perlu tetap tenang dan objektif. Optimisme harus dijaga, tetapi pada saat yang sama evaluasi terhadap kebijakan, transparansi, dan perlindungan investor juga harus terus dilakukan,” katanya.

Memperkuat Fondasi Pasar Modal Indonesia

Lebih lanjut, Akril menilai penguatan investor domestik merupakan salah satu langkah strategis untuk membangun pasar modal yang semakin tangguh. Basis investor dalam negeri yang berkembang dapat memperluas partisipasi masyarakat dalam kegiatan investasi dan mendukung pendalaman pasar keuangan.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa investor asing tetap memiliki peran dalam ekosistem pasar modal Indonesia. Hal yang perlu diperkuat adalah kemampuan pasar domestik untuk menjaga keseimbangan, meningkatkan daya saing, dan mempertahankan kepercayaan melalui mekanisme perdagangan yang transparan serta regulasi yang kredibel.

banner 336x280

Komentar