Dugaan Ancaman, Pengusiran dan Provokasi terhadap Kadis Pariwisata Sultra di Wakatobi Wave 2026, Libatkan Istri Sekda?

banner 468x60

WAKATOBI,NUSANTARAVOICE.COM— Pembukaan Wakatobi Wonderful Festival and Expo (Wakatobi Wave) 2026 diwarnai polemik setelah Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, mengungkap dugaan ancaman dan aksi penolakan terhadap dirinya saat menghadiri acara tersebut sebagai perwakilan Gubernur Sultra.

Ridwan mengungkapkan dugaan tersebut melalui sebuah video berdurasi 9 menit 43 detik yang diunggah di akun TikTok miliknya, @eRBe#bersuara. Dalam video itu, ia turut memperlihatkan tangkapan layar percakapan grup WhatsApp yang diduga berisi pernyataan bernada ancaman terhadap dirinya.

banner 970x250

Dalam keterangannya, Ridwan membenarkan keberadaan percakapan tersebut dan menyebut sejumlah pesan yang diduga ditulis oleh beberapa pihak, termasuk istri Sekretaris Daerah Kabupaten Wakatobi yang dikenal dengan sapaan Ibu Cita serta seorang pejabat di lingkungan pemerintah daerah.

Salah satu pesan yang ditampilkan berbunyi, “Banyak parang dari Binongko, potong saja.” Pesan lain berbunyi, “Lalu buang ke laut,” yang menurut Ridwan ditulis oleh Asisten III Setda Wakatobi. Sementara itu, pesan yang diduga ditulis oleh istri Sekda Wakatobi berisi pernyataan bernada kekerasan.

Ridwan juga menyebut seorang Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Sultra yang turut berada dalam percakapan tersebut memberikan respons berupa emotikon tertawa.

Baca juga:  Desa Wisata Pantai Membuku Kadacua, Surga Pasir Putih Eksotis di Buton Utara

Meski demikian, identitas penulis pesan dan konteks percakapan tersebut masih memerlukan klarifikasi dari pihak-pihak yang disebutkan.

Ridwan menceritakan, situasi yang menurutnya janggal mulai terasa pada Jumat (9/10/2026), sekitar pukul 14.30 WITA, menjelang pembacaan sambutan Gubernur Sultra.

Saat atraksi tarian berlangsung, sejumlah penari naik ke panggung dan membagikan puluhan senjata tajam menyerupai keris kepada tamu undangan, termasuk dirinya.

Ia mengaku tidak menyangka peristiwa tersebut berkaitan dengan persoalan yang kemudian terjadi. Ridwan bahkan mengingat ucapan Bupati Wakatobi kepadanya saat menerima benda tersebut.

“Saat itu Bupati bilang ke saya, ‘Pisau ini kecil tapi tajam sekali, Pak Kadis.’ Saya tidak menyangka kalau itu kode,” ujar Ridwan, Sabtu (10/10/2026).

banner 336x280

Komentar