Pasokan BBM di Bali Kembali Normal, Pertamina Sesuaikan Suplai: Masyarakat Tak Perlu Panik

Berita171 Dilihat
banner 468x60

JAKARTA, NUSANTARAVOICE.COM – Antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Denpasar dan Badung, Bali, berangsur terurai. PT Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan Pertalite yang sempat terlambat telah tiba pada 7 Oktober 2026, dan pasokan berikutnya dijadwalkan tiba pada 11 Oktober 2026.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menjelaskan bahwa pihaknya terus melakukan pengaturan suplai untuk menjaga ketersediaan BBM di wilayah Bali. “Pasokan telah tiba pada 7 Oktober dan kami terus melakukan pengaturan suplai. Selanjutnya, pasokan berikutnya dijadwalkan tiba pada 11 Oktober 2026,” ujarnya.

banner 970x250

Direktur Gagas Nusantara, Romadhon Jasn, mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan tidak melakukan pembelian berlebihan. “Kami memahami keresahan masyarakat, terutama di Denpasar dan Badung. Namun, kepanikan justru akan memperparah situasi. Pertamina telah memastikan pasokan sudah tiba dan sedang diatur agar merata. Mari kita beli BBM sesuai kebutuhan,” ujar Romadhon, Jumat (9/10/2026)

Berdasarkan pemantauan aparat kepolisian di lapangan, keterlambatan pasokan antara lain dipengaruhi oleh belum sandarnya kapal pengangkut BBM di Depo Pertamina Sanggaran. Selain itu, pasokan ke wilayah Kuta Selatan yang berasal dari Depo Sanggaran dan Manggis mengalami pengurangan jatah sekitar 30 hingga 40 persen untuk setiap SPBU.

Baca juga:  Kapolri Tegaskan Polri di Bawah Presiden Adalah Mandat Reformasi, JAN: Kunci Independensi dan Keamanan Negara
banner 336x280

Komentar