LKBHMI Kendari Bakal Laporkan PT MMJ, Soroti Sejumlah Kebohongan Publik

banner 468x60

KENDARI, NUSANTARAVOICE.COM– Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum Mahasiswa Islam (LKBHMI) HMI Cabang Kendari melayangkan teguran keras terhadap PT Mandiri Munanet Jaya (MMJ). Perusahaan tersebut dinilai tidak jujur dalam memberikan klarifikasi publik terkait operasional layanan internet mereka, sekaligus dibayangi ancaman serius jerat hukum akibat dugaan pelanggaran regulasi telekomunikasi dan tata kelola keuangan.

Direktur Eksekutif LKBHMI Kendari, Alfansyah, mengungkapkan bahwa sejumlah poin klarifikasi yang sebelumnya disampaikan oleh perwakilan PT MMJ, Fery, sarat akan kebohongan. Salah satunya terkait klaim perusahaan yang menyebut telah melakukan pemutusan sementara server internet Starlink dan berencana mengalihkannya ke penyedia internet (Internet Service Provider / ISP) lain.

banner 970x250

Berdasarkan temuan di lapangan serta pengecekan digital melalui situs Hurricane Electric BGP Toolkit, LKBHMI memastikan bahwa layanan internet Starlink bagi pelanggan di pedesaan masih terus berjalan tanpa ada pemutusan maupun peralihan server seperti yang diwacanakan.

“Faktanya hingga hari ini tidak pernah terjadi pemutusan server internet. Jadi siapapun yang berbicara mewakili PT MMJ jangan licik dengan melakukan tindakan yang diduga membohongi publik,” ujar Alfansyah, Rabu (7/10/2026).

Selain isu pemutusan server, Alfan juga menyoroti aspek tata kelola keuangan perusahaan. Alasan PT MMJ yang mengarahkan pembayaran biaya berlangganan internet ke rekening pribadi salah satu pengurus demi mempermudah aktivasi dinilai menyalahi aturan bisnis yang sehat dan berpotensi memicu indikasi penggelapan pajak perusahaan.

Baca juga:  Pemerintah Provinsi Sultra Resmi Buka Diklat Paskibraka Tahun 2025

Bantahan Soal Ketersediaan BTS
LKBHMI turut membantah argumen PT MMJ mengenai alasan menjalin kerja sama dengan ISP mitra, PT Cakrawala Media Data (CMD), karena klaim belum terjangkaunya menara pemancar atau Base Transceiver Station (BTS) Mikro di wilayah Muna dan Muna Barat.

banner 336x280

Komentar