JAMMA Dukung Penuh Langkah Gubernur Pramono Tertibkan 6.500 Km Kabel: Wajah Jakarta Menuju Kota Global yang Rapi

Berita64 Dilihat
banner 468x60

Jaringan Masyarakat Madura Jakarta (JAMMA) menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang menargetkan pemindahan sekitar 6.500 kilometer kabel yang masih membentang di atas jalan Jakarta ke bawah tanah dalam lima tahun mendatang . Kebijakan ini dinilai sebagai terobosan besar dalam mewujudkan wajah kota yang lebih rapi, aman, dan berkelas global.

Ketua Umum JAMMA, Edi Homaidi, menegaskan bahwa penataan jaringan utilitas ini bukan sekadar soal estetika, tetapi juga menyangkut keselamatan warga dan ketertiban kota. “Kami dari JAMMA mengapresiasi langkah visioner Pak Pramono. Menurunkan 6.500 kilometer kabel ke bawah tanah adalah pekerjaan raksasa yang selama ini dinanti-nanti warga Jakarta,” ujar Edi Homaidi kepada Awak Media, Sabtu (12/9).

banner 970x250

Diketahui, penataan jaringan utilitas Jakarta memiliki dasar hukum melalui Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2025. Pemprov DKI akan melibatkan Dinas Bina Marga serta badan usaha swasta dalam memperluas pembangunan Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) . Pramono meyakini target ambisius ini tidak dapat dicapai apabila hanya mengandalkan pemerintah daerah .

“Kalau ini ditangani secara total, artinya tidak hanya bergantung pada Bina Marga saja, saya yakin itu bisa dilakukan,” ujar Pramono saat meninjau penataan SJUT di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (10/9) .

Baca juga:  Bareskrim Bongkar Mafia Energi Rp 1,26 T, Gagas Nusantara: Bukti Sistem Biometrik Mendesak

JAMMA menilai keterlibatan swasta dalam proyek ini sebagai langkah tepat. Menurut Pramono, pembangunan SJUT memiliki potensi bisnis yang menarik sehingga dapat menjadi gerakan bersama seluruh pemangku kepentingan di Jakarta . “Kami meyakini secara bisnis juga menarik sehingga dengan demikian penurunan kabel ini bisa menjadi gerakan bersama,” tuturnya .

banner 336x280

Komentar