Sekjen HKTI Lantik DPC, Gubernur Sultra Terpilih Ketua DPD HKTI Sultra

Berita155 Dilihat
banner 468x60

Gubernur menilai kondisi tersebut menjadi kesempatan yang baik bagi para bupati dan wali kota untuk memperkuat pembangunan pertanian di daerah. Ia juga mengajak para penyuluh pertanian untuk mengambil peran lebih besar dalam meningkatkan kapasitas petani.

“Oleh karena itu, saya ingin menyampaikan kepada rekan-rekan, khususnya penyuluh-penyuluh petani, bahwa inilah saatnya untuk berbuat. Dan inilah saatnya apabila kita ingin meningkatkan petani-petani kita. Dan inilah saatnya petani-petani yang mempunyai masa depan,” katanya

banner 970x250

Sekjen DPN HKTI Abdul Kadir Karding memberikan apresiasi atas pelantikan dan pengukuhan DPC HKTI kabupaten/kota se-Sultra. Menurutnya, momentum tersebut menjadi harapan dan semangat baru bagi HKTI, khususnya di Sulawesi Tenggara, sekaligus memperkuat peran organisasi dalam memperjuangkan kesejahteraan petani.

Sekjen mengatakan, HKTI di daerah diharapkan tidak hanya memperkuat organisasi, tetapi juga menjadi instrumen strategis bagi petani dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran. Penguatan tersebut dilakukan melalui kelembagaan ekonomi petani, kaderisasi dan regenerasi petani, serta perluasan akses pasar.

“Kita berharap HKTI menjadi instrumen strategis, alat strategis bagi petani untuk mencapai kesejahteraannya dan kemakmurannya,” kata Abdul Kadir.

Menurutnya, perhatian pemerintah terhadap sektor pertanian saat ini memberikan ruang strategis bagi HKTI untuk bersinergi dengan pemerintah dalam membangun ekosistem pertanian. Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang juga merupakan Dewan Pembina HKTI, kata dia, menempatkan sektor pertanian sebagai salah satu agenda prioritas nasional, termasuk upaya mencapai swasembada pangan.

Baca juga:  Polres Bengkulu Utara Tegaskan Siswa MIN 02 Meninggal Karena Pendarahan Otak, Bukan Keracunan MBG

Sekjen menyebut Sulawesi Tenggara memiliki potensi pertanian yang besar. Potensi tersebut, menurutnya, dapat memberikan nilai tambah bagi petani apabila didukung pemerintah daerah dan diperkuat melalui sinergi dengan HKTI.

Karena itu, HKTI didorong melakukan transformasi pertanian dengan memperkuat organisasi petani, kaderisasi dan regenerasi, membangun kelembagaan ekonomi petani, serta memperluas akses pasar hingga pasar ekspor.

“HKTI harus menjadi organisasi solusi bagi petani. Kita ingin petani semakin kuat, mandiri, produktif, memiliki akses pasar yang luas dan mampu meningkatkan kesejahteraannya,” tegasnya.

banner 336x280

Komentar