Ia juga menambahkan bahwa jembatan gantung ini memiliki peran strategis sebagai urat nadi konektivitas dan ekonomi warga desa.
”Melalui gotong royong ini, kita tidak hanya memperbaiki infrastruktur fisik, tetapi juga memupuk kebersamaan dan kemitraan antara Polri, TNI, pemerintah kecamatan/desa, dan masyarakat. Harapan kita bersama, jembatan ini menjadi lebih aman digunakan untuk aktivitas harian,” tambahnya.
Setelah seluruh proses perbaikan dan pengelasan selesai dilakukan, suasana keakraban semakin terasa hangat saat seluruh rangkaian acara ditutup dengan makan bersama di pinggir sungai dekat lokasi jembatan. Bersama-sama menikmati hidangan di alam terbuka menjadi simbol kuatnya rasa kekeluargaan dan persatuan antara petugas dan warga.
Melalui perbaikan yang kolaboratif ini, Jembatan Gantung Desa Aur Gading kini kembali kokoh, aman dilintasi, serta siap menunjang kelancaran mobilitas warga sehari-hari.










Komentar