Eks Ketua BEM FKIP UHO Kritik Pernyataan Ali Mazi soal Pimpinan DPRD Sultra: Jangan Perkeruh Suasana

Berita2 Dilihat

KENDARI, NUSANTARAVOICE.COM — Pernyataan Ketua DPD Partai NasDem Sulawesi Tenggara (Sultra), Ali Mazi, terkait dinamika internal partai dan posisi kader NasDem di unsur pimpinan DPRD Sultra menuai sorotan dari kalangan pemuda.

Ferli Muhamad Nur, pemuda Sultra sekaligus mantan Ketua BEM FKIP Universitas Halu Oleo (UHO), menilai pernyataan Ali Mazi justru berpotensi memperkeruh situasi politik dan menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.

Menurut Ferli, Ali Mazi yang pernah menjabat sebagai Gubernur Sultra sekaligus kini duduk sebagai Anggota DPR RI semestinya mampu memainkan peran sebagai figur yang dapat meredam konflik, bukan memperbesar perbedaan.

“Semestinya Bapak Ali Mazi selaku pimpinan partai dan Anggota DPR RI menjadi penengah, bukan malah memperkeruh suasana di tengah masyarakat yang saat ini sedang banyak mengalami kesulitan,” ujar Ferli, Jumat (28/8/2026).

Ferli mengatakan, dinamika politik internal partai seharusnya diselesaikan melalui mekanisme organisasi dan komunikasi internal. Menurutnya, persoalan pergantian maupun penempatan kader pada posisi pimpinan DPRD tidak semestinya menjadi konsumsi publik apabila belum menemukan titik penyelesaian di internal partai.

Ia juga menyoroti sikap sejumlah elite politik yang dinilai lebih sibuk mempertontonkan persaingan kekuasaan dibandingkan memperjuangkan kepentingan masyarakat.

“Ketika rakyat sedang menghadapi berbagai persoalan dan ketidakpastian, elite politik seharusnya hadir membawa solusi. Jangan sampai masyarakat justru disuguhi pertarungan kepentingan dan perebutan kekuasaan,” katanya.

Ferli turut mempertanyakan kembali dinamika pergantian pimpinan DPRD Sultra yang melibatkan kader NasDem. Ia menyebut, persoalan tersebut bukan kali pertama terjadi.