Dasco Respons Dokumen Survei yang Beredar: “Kami Kaji Sebagai Bahan Evaluasi”

Berita59 Dilihat
banner 468x60

Pemerintah melalui Kantor Komunikasi Kepresidenan menyatakan terus memantau berbagai hasil survei sebagai bahan evaluasi kebijakan. Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi menegaskan bahwa pemerintah terbuka terhadap masukan dan menjadikannya pijakan untuk perbaikan ke depan.

“Kami membaca setiap data sebagai alarm untuk bekerja lebih baik. Yang terpenting adalah bagaimana kebijakan terus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Hasan.

banner 970x250

Publik diingatkan untuk tidak terburu-buru mengambil kesimpulan dari dokumen yang belum terverifikasi. Dalam ekosistem informasi saat ini, penting untuk selalu merujuk pada sumber resmi. Pemerintah dan partai pengusung terus bekerja sesuai mandat yang diberikan rakyat.

Dasco sendiri menyatakan bahwa berbagai hasil survei, termasuk yang beredar, akan dikaji secara mendalam. “Kami jadikan sebagai bahan introspeksi dan evaluasi. Apapun hasilnya, yang terpenting adalah kerja nyata untuk rakyat,” pungkasnya.

Ketua Jaringan Aktivis Nusantara, Romadhon Jasn, mengingatkan agar publik tidak terjebak dalam perdebatan atas dokumen yang belum terverifikasi. Menurutnya, yang lebih penting adalah bagaimana pemerintah dan DPR terus bekerja dan merespons aspirasi rakyat, bukan sibuk memperdebatkan angka-angka survei yang belum jelas statusnya.

“Daripada sibuk memperdebatkan dokumen yang merahasiakan metodologinya, lebih baik kita fokus menilai kerja nyata. Survei itu alat baca, bukan vonis. Apapun hasilnya, yang terpenting adalah pemerintah terus bergerak dan mendengar keluhan masyarakat,” ujar Romadhon.

Baca juga:  Bantuan UEA untuk Korban Banjir Disalurkan lewat Muhammadiyah,Jadi Contoh yang Terkendali

Romadhon juga mengapresiasi sikap Dasco yang tidak terjebak dalam kontroversi, tetapi memilih menjadikan dokumen tersebut sebagai bahan evaluasi. “Sikap Pak Dasco menunjukkan kedewasaan politik. Beliau tidak reaktif, tapi justru menjadikan setiap masukan sebagai pijakan untuk introspeksi. Ini yang perlu dicontoh,” pungkasnya.

banner 336x280

Komentar