Data ini juga mengonfirmasi bahwa sindikat pengiriman ilegal masih leluasa. Meski 2.100 tautan lowongan palsu berhasil diturunkan, angka 25.403 pemulangan membuktikan pengawasan di pelabuhan dan bandara belum optimal.
Anggota Komisi IX DPR, Nihayatul Wafiroh, menyoroti efektivitas pencegahan di daerah. “Kami apresiasi kerja pemulangan, tapi pencegahan di hulu harus lebih digenjot. Ini tanggung jawab jajaran di daerah, bukan hanya pusat,” katanya.
Romadhon menambahkan, kasus 626 jenazah adalah alarm yang tidak bisa diabaikan. “Negara sudah hadir untuk memulangkan dengan layak. Itu patut dihargai. Tapi kehadiran negara seharusnya dimulai dari desa, sebelum mereka berangkat. Itu yang harus diperbaiki oleh jajaran di bawah,” tegasnya.
Menteri Mukhtarudin sudah membuka peta masalah dengan jujur. Kini giliran jajaran teknis mulai dari BP3MI di daerah, dinas tenaga kerja, hingga aparat penegak hukum untuk bergerak. Pengawasan internal terhadap oknum P3MI dan calo harus diperketat, dan sanksi tegas tanpa kompromi harus dijatuhkan.
Data 25.403 PMI pulang, 626 jenazah, 405 sakit—ini adalah cermin betapa rapuhnya pengawasan di lapangan. Menteri Mukhtarudin sudah menunjukkan keberanian dengan mengakui masalah. Kini publik menanti konsistensi jajaran di bawah untuk membuktikan bahwa mereka sejalan dengan atasannya.
















Komentar