JAKARTA, NUSANTARAVOICE.COM – Ketua Umum Kaukus Muda Indonesia (KMI), Edi Homaidi, menyatakan dukungan penuh kepada Irjen Pol Pipit Rismanto terkait isu negatif yang beredar menyusul molornya proses serah terima jabatan Kapolda Kalimantan Barat.
Beredarnya rumor di masyarakat mengaitkan penundaan sertijab tersebut dengan dugaan masalah hukum yang melibatkan Kapolda, termasuk kabar pemeriksaan oleh Divisi Propam Polri. Isu ini semakin ramai setelah kasus dugaan korupsi tata kelola IUP bauksit yang menjerat pengusaha Sudianto alias Aseng mencuat ke publik.
Irjen Pipit Rismanto sendiri telah secara tegas membantah semua rumor tersebut. Ia menjelaskan bahwa penundaan sertijab adalah hal biasa dalam proses mutasi Polri karena harus menyesuaikan dengan rangkaian promosi dan pengisian jabatan lain yang memerlukan proses birokrasi, termasuk keputusan presiden.
Edi Homaidi menilai isu yang berkembang tidak berdasar dan berpotensi mengganggu fokus kepolisian dalam menjalankan tugas pokoknya. “Kami melihat ada upaya sistematis untuk mendelegitimasi seorang perwira tinggi yang memiliki rekam jejak baik dalam penegakan hukum,” ujar Edi dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Rabu (1/7/2026).
Menurut Ketua Umum KMI itu, sikap Kapolda yang memilih tidak larut dalam spekulasi dan tetap fokus pada tugas adalah langkah tepat. “Kapolda telah mengambil sikap dewasa dengan mengedepankan prosedur yang berlaku. Ini yang harus dicontoh,” tegasnya.












Komentar