MUNA, NUSANTARAVOICE.COM – Festival Liangkobori 2026 yang akan berlangsung pada 11–14 Juli 2026 di Desa Liangkobori, Kecamatan Lohia, Kabupaten Muna, dipastikan hadir dengan konsep yang lebih besar dan meriah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Kegiatan budaya tahunan ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara melalui Dinas Pariwisata serta Bank Indonesia.
Dukungan tersebut diberikan dalam bentuk penganggaran, pendampingan konsep kegiatan, hingga keterlibatan personel guna menyukseskan festival yang telah menjadi ikon budaya dan pariwisata Kabupaten Muna.
Bupati Muna, Bachrun Labuta, mengungkapkan bahwa Festival Liangkobori tahun ini akan menjadi momentum penting dalam memperkenalkan kekayaan budaya dan sejarah Muna ke tingkat nasional bahkan internasional. Apalagi, festival tersebut dijadwalkan akan dihadiri langsung oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon dan Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
“Festival Liangkobori bukan hanya agenda budaya tahunan, tetapi juga sarana untuk memperkenalkan warisan sejarah dan peradaban Muna kepada dunia,” ujar Bachrun.
Beragam atraksi budaya dan tradisi khas Muna akan ditampilkan selama festival berlangsung, mulai dari Ewa Wuna, penerbangan layang-layang tradisional Kolope, jelajah situs prasejarah Gua Liangkobori, atraksi Tunuha, ritual Popanga, pameran kuliner tradisional, hingga pertunjukan musik gambus.
