Dasco Jadi Katalis Sinergi Fiskal-Moneter, Rupiah Kembali Menguat 0,76%

banner 468x60

JAKARTA, NUSANTARAVOICE.COM— Kabar gembira datang dari pasar keuangan. Nilai tukar rupiah akhirnya berhasil membalikkan keadaan dan menunjukkan tren penguatan tajam dalam sepekan terakhir, setelah sempat terlempar hingga menyentuh level psikologis Rp 18.200 per dolar AS.

Berdasarkan data yang terhimpun, rupiah kini bertengger di posisi Rp 17.730 per dolar AS, mencerminkan penguatan sebesar 0,76 persen (point-to-point) jika dihitung dari posisi akhir Mei 2026. Capaian ini tak lepas dari sinergi solid antara Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan yang difasilitasi oleh Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad.

banner 970x250

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo secara gamblang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa atas kolaborasi yang mulus ini. “Dengan upaya kita bersama, doa kita dan sinergitas yang erat dengan BI dan pemerintah dan koordinasi yang erat. Terima kasih Pak Menteri Keuangan. Alhamdulillah membuktikan nilai tukar rupiah menguat dan kita yakin ke depan semakin kuat,” ungkap Perry dalam konferensi pers, Kamis (18/6/2026).

Peran Dasco sebagai katalisator koordinasi tidak bisa dilepaskan dari rapat koordinasi yang dipimpinnya pada 6 Juni 2026. Dalam pertemuan yang mempertemukan Dasco, Menkeu Purbaya, dan Gubernur BI Perry di Kompleks Parlemen, disepakati dua jurus jitu untuk menstabilkan rupiah: meningkatkan daya tarik imbal hasil investasi dan menjaga likuiditas pasar melalui pengelolaan kas pemerintah yang tetap ditempatkan di Bank Indonesia.

Baca juga:  Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp498,79 Triliun, Presiden Prabowo Terima Laporan dari Menteri Investasi

Dasco sebelumnya juga telah mengimbau masyarakat yang masih menyimpan dolar AS untuk segera menukarkannya ke rupiah. Ia meyakini rupiah akan semakin menguat seiring strategi khusus yang tengah disiapkan pemerintah. “Saya yakin langkah-langkah tersebut akan membuat nilai tukar rupiah semakin menguat,” ujar Dasco di Kompleks Parlemen, Kamis (11/6/2026).

banner 336x280

Komentar