Senada dengan optimisme Dasco, Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede menilai penguatan rupiah juga didorong oleh meredanya kekhawatiran terhadap prospek fiskal Indonesia. Penurunan harga minyak global dan kebijakan penyesuaian harga BBM Pertamax turut mengurangi tekanan terhadap keseimbangan fiskal.
Ketua Jaringan Aktivis Nusantara, Romadhon Jasn, mengapresiasi langkah Dasco yang konsisten menjadi jembatan antara DPR, BI, dan pemerintah. Menurutnya, sinergi ini membuktikan bahwa negara hadir melindungi ekonomi rakyat di tengah tekanan global.
“Langkah Pak Dasco yang konsisten menjembatani DPR, BI, dan pemerintah patut diapresiasi. Sinergi ini menunjukkan bahwa negara hadir melindungi ekonomi rakyat. Tapi yang juga penting, publik harus terus mengawal agar kebijakan ini berjalan transparan dan tepat sasaran—bukan sekadar seremoni,” ujar Romadhon kepada wartawan, Kamis (18/6/2026).
Romadhon juga menyoroti pentingnya dampak penguatan rupiah terhadap daya beli masyarakat kecil. “Yang rakyat tunggu bukan sekadar angka di berita. Kami ingin harga cabai, minyak goreng, dan sembako lainnya tidak naik turun bikin pusing. Kalau rupiah menguat, insyaallah harga lebih stabil. Pak Dasco sudah berbuat banyak, sekarang tugas kita semua mengawal agar manfaatnya sampai ke akar rumput,” pungkasnya.
