Gagas Nusantara: Anak Muda Tak Boleh Jadi Penonton di Transisi Energi Global

Berita61 Dilihat

JAKARTA, NUSANTARAVOICE.COM – Gagas Nusantara menggelar diskusi bertajuk “Menjawab Tantangan Zaman: Kompetensi Masa Depan yang Dibutuhkan Industri Energi Global” pada Jumat (12/6/2026) di Jakarta Timur. Acara ini dihadiri puluhan pemuda dan mahasiswa dari berbagai organisasi dan kampus di Jabodetabek.

Antusiasme peserta terlihat sejak awal. Salah satunya Via, mahasiswi Universitas Trisakti, mengaku mendapat wawasan baru tentang peluang kerja di sektor energi. Acara ini merupakan hasil kerja sama dengan PT Pertamina Hulu Energi.

Wakil Koordinator Gagas Nusantara bidang pengkaderan, Fauzi menyampaikan apresiasi kepada Pertamina. “Kolaborasi ini penting untuk memastikan generasi muda mendapatkan wawasan relevan tentang arah industri energi ke depan,” ujarnya.

Hadir tiga narasumber dengan paparan yang saling melengkapi. Wa Ode Nurfatul Izati, Ketua Umum Kohati HMI Cabang Jakarta Pusat Utara, membuka diskusi dengan tema peran perempuan dalam transisi energi. “Perempuan punya peluang besar di sektor energi. Pertamina selama ini konsisten membuka ruang bagi generasi muda, dan itu patut diapresiasi,” ujarnya.

Narasumber kedua, Kanzul, pengamat dari Forum Pasca UI Ekonomi Politik, membawa data soal lonjakan kebutuhan tenaga kerja energi global. Ia mengutip proyeksi bahwa permintaan listrik data center global akan melonjak karena percepatan AI. “Anak muda yang paham digitalisasi dan efisiensi energi akan sangat dicari. Ini peluang emas,” tegas Kanzul.