Sekjen Visioner Indonesia: Pernyataan Presiden Prabowo Soal 10+6=17  Harus Dipahami dalam Perspektif Numerologi, Bukan Matematika

Berita2822 Dilihat
banner 468x60

Akril menegaskan bahwa numerologi bukanlah ilmu matematika dan tidak dimaksudkan untuk menggantikan kaidah matematika. Oleh karena itu, pernyataan Presiden harus dipahami sebagai ilustrasi simbolik yang digunakan untuk membangun optimisme dan semangat dalam sebuah forum pengusaha muda nasional.

“Matematika tetap menyatakan bahwa 10 ditambah 6 adalah 16. Namun dalam numerologi, angka sering kali diperlakukan sebagai simbol yang memiliki makna filosofis tertentu. Karena itu tidak tepat jika pernyataan Presiden langsung dihakimi sebagai ketidakmampuan berhitung tanpa melihat konteks pembicaraannya secara menyeluruh,” katanya.

banner 970x250

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa substansi utama pidato Presiden pada Munas HIPMI adalah dorongan agar generasi muda memperkuat kewirausahaan, investasi, inovasi, dan kontribusi terhadap pembangunan ekonomi nasional.

“Jangan sampai publik terjebak pada perdebatan simbol angka dan melupakan pesan besar yang disampaikan Presiden mengenai masa depan ekonomi Indonesia, penciptaan lapangan kerja, serta pentingnya peran pengusaha muda dalam mewujudkan Indonesia maju,” pungkasnya.

banner 336x280
Baca juga:  Seskab Teddy: Indonesia Ekspor Urea ke Australia, Presiden Prabowo Terima Apresiasi PM Albanese

Komentar