Wamendagri Buka Temu Karya Nasional di Konawe, Dorong Sinergi Pembangunan dari Desa

banner 468x60

KONAWE, NUSANTARAVOICE.COM – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Republik Indonesia, Akhmad Wiyagus, secara resmi membuka Temu Karya Nasional yang digelar di halaman Kantor Bupati Konawe, Sulawesi Tenggara, Rabu (10/6/2026). Kegiatan berskala nasional tersebut dihadiri ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia sebagai forum memperkuat sinergi, kolaborasi, dan pertukaran gagasan dalam mendukung pembangunan daerah dan nasional.

Mengawali kegiatan, Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Tenggara, Muhammad Fadlansyah, menyampaikan laporan sekaligus ucapan selamat datang kepada Wamendagri beserta rombongan dan seluruh peserta Temu Karya Nasional. Ia menyampaikan bahwa kehadiran para peserta menjadi kehormatan sekaligus motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus mendorong pembangunan desa yang kuat, mandiri, dan berkelanjutan.

banner 970x250

Sekda Sultra menegaskan bahwa Temu Karya Nasional merupakan langkah strategis untuk menyatukan persepsi, memperkuat sinergi, serta menyelaraskan arah kebijakan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan nasional. Melalui forum tersebut diharapkan lahir berbagai gagasan, inovasi, dan rekomendasi strategis yang dapat mempercepat pembangunan desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam sambutannya, Wamendagri Akhmad Wiyagus menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dan Pemerintah Kabupaten Konawe atas dukungan dan kesiapan sebagai tuan rumah penyelenggaraan kegiatan. Menurutnya, Temu Karya Nasional bukan hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga wadah berbagi pengalaman, pengetahuan, dan praktik terbaik guna meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

Baca juga:  Gubernur ASR Raih Sutami Award 2025, Kinerja Infrastruktur Sultra Diapresiasi Nasional

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan forum strategis untuk mempererat hubungan antarpemangku kepentingan sekaligus mendorong lahirnya inovasi dalam pembangunan daerah.

Wamendagri juga menyoroti posisi strategis Sulawesi Tenggara yang memiliki potensi sumber daya alam melimpah, khususnya di sektor pertambangan dan pertanian. Ia menilai daerah ini memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan nasional, terutama melalui pengembangan hilirisasi industri yang mampu meningkatkan nilai tambah sumber daya alam, menciptakan lapangan kerja, memperkuat industri nasional, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

banner 336x280

Komentar