Visioner Indonesia: Kenaikan Harga BBM Non-Subsidi Pertamina Masih Wajar dan Relatif Terkendali Dibanding Negara ASEAN

Berita5 Dilihat

“Kita harus objektif melihat situasi ini. Indonesia bukan satu-satunya negara yang menghadapi tekanan energi global. Bahkan jika dibandingkan dengan negara-negara ASEAN lainnya, dampak yang dirasakan masyarakat Indonesia masih jauh lebih ringan karena pemerintah tetap memberikan perlindungan melalui skema subsidi energi,” lanjutnya.

Ia juga mengapresiasi Pertamina yang selama beberapa bulan terakhir menahan penyesuaian harga Pertamax meskipun harga minyak dunia telah mengalami kenaikan sejak pecahnya konflik di Timur Tengah. Kebijakan tersebut dinilai menunjukkan komitmen perusahaan dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Ke depan, Akril berharap pemerintah terus memperkuat ketahanan energi nasional, meningkatkan kapasitas produksi dalam negeri, serta mempercepat pengembangan energi alternatif guna mengurangi ketergantungan terhadap gejolak pasar energi global.

“Penyesuaian harga BBM non-subsidi saat ini harus dipahami sebagai konsekuensi logis dari dinamika pasar energi dunia. Yang terpenting, pemerintah masih mampu menjaga harga BBM bersubsidi agar tetap terjangkau bagi masyarakat luas,” tutupnya.