LHK Desak Mendiktisaintek Jamin Netralitas Pilrek UHO dan Evaluasi Plt Rektor

Berita33 Dilihat
banner 468x60

JAKARTA, NUSANTARAVOICE.COM – Menjelang Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Halu Oleo (UHO) periode 2026–2030, perhatian publik semakin tertuju pada proses penjaringan calon pimpinan kampus terbesar di Sulawesi Tenggara tersebut.

Sebanyak 11 akademisi resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon rektor, menjadikan Pilrek UHO tahun ini sebagai salah satu kontestasi dengan jumlah peserta terbanyak dalam sejarah universitas tersebut.

banner 970x250

Aktivis La Ode Hasanuddin Kansi (LHK) mengungkapkan bahwa sebelas bakal calon rektor yang telah mendaftar yakni Prof. Ruslin, Prof. Takdir Saili, Assoc. Prof. Baru Sadarun, Prof. Azhar Bafadal, Prof. Edy Karno, Prof. La Ode Santiaji Bande, Prof. Ida Usman, Prof. Ma’ruf Kasim, Dr. Muliddin, Dr. Herman, dan Prof. Yusuf Sabilu.

Menurut LHK, seluruh berkas administrasi dari 11 bakal calon telah dinyatakan lengkap dan lolos tahap pemeriksaan awal atau checklist administrasi.

“Seluruh dokumen para bakal calon telah memenuhi persyaratan administrasi dan selanjutnya akan dipresentasikan dalam rapat senat terbuka yang dijadwalkan berlangsung pada 29 Juni 2026,” ujar LHK kepada awak media di Jakarta, Sabtu (6/6/2026).

Meski demikian, LHK menyoroti keikutsertaan salah satu bakal calon yang saat ini masih menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Rektor UHO. Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan konflik kepentingan dalam proses pemilihan rektor.

Baca juga:  Menjaga Marwah Polri: JAN Ingatkan Jangan Sampai Visi Kapolri Runtuh di Pintu Rutan

Ia menilai posisi sebagai Plt Rektor dapat membuka ruang intervensi terhadap tahapan Pilrek, terlebih yang bersangkutan sebelumnya pernah menyampaikan bahwa dirinya tidak akan maju dalam kontestasi pemilihan rektor.

banner 336x280

Komentar