JAKARTA, NUSANTARAVOICE.COM – Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah bagi masyarakat kurang mampu di Sulawesi Tenggara mengalami peningkatan signifikan pada tahun 2026.
Hal ini mengemuka dalam pertemuan antara Gubernur Sulawesi Tenggara Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait di Wisma Mandiri, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (2/6/2026).
Jika pada tahun 2025 program bedah rumah di Sulawesi Tenggara hanya menjangkau 3.077 unit rumah, maka pada tahun 2026 alokasinya meningkat menjadi 9.350 unit rumah.
Jumlah tersebut kemudian bertambah 650 unit setelah Gubernur Sultra beraudiensi dengan Menteri PKP, sehingga total bantuan bedah rumah yang diterima Sulawesi Tenggara tahun ini mencapai 10.000 unit rumah.
Menteri PKP Maruarar Sirait menyebut, peningkatan alokasi program bedah rumah di Sulawesi Tenggara merupakan wujud komitmen pemerintah dalam membantu masyarakat yang masih menempati rumah tidak layak huni.
“Bedah rumah itu peningkatannya luar biasa. Tahun lalu sekitar 3.000-an, tahun ini 10.000. Jadi kita membedah rumah rakyat miskin, rumah rakyat yang kekurangan,” ujarnya.















Komentar