Wamendagri Pimpin Apel Gerakan Indonesia ASRI dan Tinjau Gerakan Pangan Murah di Kendari

banner 468x60

Di akhir arahannya, ia mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama menjaga dan membersihkan Teluk Kendari sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang sehat, nyaman, dan indah.

Selain agenda Gerakan Indonesia ASRI, kunjungan Wamendagri di Kota Kendari juga dirangkaikan dengan peninjauan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan di pelataran Kantor Balai Kota Kendari.

banner 970x250

Dalam sambutannya, Wamendagri menyoroti tantangan ketahanan pangan di tengah dinamika geopolitik global, perubahan iklim, serta cuaca ekstrem yang memengaruhi produktivitas pangan. Meski demikian, ia menegaskan bahwa kondisi ekonomi makro nasional masih terjaga, ditandai dengan pertumbuhan ekonomi kuartal I tahun 2026 sebesar 5,61 persen.

Ia juga mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Kendari yang telah melaksanakan Gerakan Pangan Murah sekitar 200 kali sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan keterjangkauan kebutuhan pokok masyarakat. Menurutnya, stok cadangan beras pemerintah yang mencapai sekitar 5 juta ton menjadi salah satu penopang stabilitas pangan nasional.

“Ketahanan pangan ini menjadi salah satu penyumbang terbesar bagi stabilitas ekonomi makro kita. Namun hal itu tidak akan berarti jika masyarakat sulit mengakses kebutuhan pangan. Karena itu, pasar murah menjadi solusi untuk mendekatkan masyarakat dengan pangan murah dan terjangkau,” ujarnya.

Baca juga:  AP2 Indonesia Gelar Aksi di Kemenhub, Desak Audit Menyeluruh Perizinan Jetty PT Almharig

Usai menyerahkan bantuan kepada korban banjir, Wamendagri bersama rombongan meninjau sejumlah tenant Gerakan Pangan Murah yang terdiri dari stand UMKM dan stand sembako di pelataran Kantor Wali Kota Kendari

Dalam peninjauan tersebut, Wamendagri didampingi Wakil gubernur Sultra, melihat langsung berbagai komoditas kebutuhan pokok yang dijual dengan harga terjangkau, di antaranya beras SPHP kemasan 5 kilogram, minyak goreng, dan telur.

Dalam keterangannya kepada awak media, Wakil Gubernur Sultra, Hugua mengatakan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan program Presiden Prabowo dalam memperkuat ketahanan pangan, dan saat ini ketersediaan pangan di daerah dinilai masih aman serta mencukupi kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, ia menegaskan bahwa Gerakan Indonesia ASRI pada intinya mengajak masyarakat untuk memilah dan mengelola sampah dari rumah sebagai tanggung jawab bersama demi mewujudkan lingkungan yang bersih.

banner 336x280

Komentar