Limbo Wasamparona, Surga Wisata Alam dan Budaya di Jantung Kota Baubau

Berita6 Dilihat
banner 468x60

Pertumbuhan ekonomi masyarakat juga ikut terdorong melalui sektor UMKM pariwisata. Berbagai produk lokal mulai berkembang, seperti olahan makanan dan minuman berbahan dasar jagung ungu, penyewaan pondok wisata, hingga kerajinan tangan khas masyarakat lokal.

Keindahan dan potensi Limbo Wasamparona bahkan berhasil menarik perhatian nasional. Kawasan ini masuk dalam kategori 500 Besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) Tahun 2023 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Uno melalui akun resmi media sosial Kemenparekraf RI.

banner 970x250
Pesona Wisata Hutan Pinus Wasamparona

Masuknya Limbo Wasamparona dalam ajang ADWI menjadi bukti bahwa desa wisata di Sulawesi Tenggara memiliki daya saing tinggi dan berpotensi menjadi destinasi wisata kelas dunia yang berkelanjutan.

Bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan Air Terjun Samparona, perjalanan dimulai melalui jalur darat dari Kota Baubau sejauh kurang lebih 16 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 30 menit. Setelah tiba di area parkir, perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki menuju lokasi air terjun.

Perjalanan trekking menuju Air Terjun Samparona cukup menantang karena wisatawan harus berjalan kaki sejauh sekitar 4 kilometer melewati jalur alam yang memacu adrenalin. Pengunjung disarankan menggunakan alas kaki yang nyaman dan memastikan kondisi tubuh dalam keadaan sehat sebelum memulai perjalanan.

Baca juga:  Sekda Sultra Buka Peringatan Hari Anak Nasional 2025, Tegaskan Perlindungan dan Pemberdayaan Anak

Saat debit air sedang rendah, wisatawan bahkan harus turun lebih jauh ke bagian bawah air terjun melalui jalur tebing dengan bantuan rotan yang telah disiapkan pengelola setempat. Sensasi inilah yang membuat Air Terjun Samparona menjadi destinasi favorit bagi pecinta wisata alam dan petualangan.

Untuk menikmati keindahan wisata ini, pengunjung dikenakan tiket masuk sebesar Rp10 ribu per orang. Sementara biaya parkir kendaraan roda dua sebesar Rp20 ribu dan kendaraan roda empat Rp40 ribu. Tarif tersebut sewaktu-waktu dapat berubah mengikuti kebijakan pengelola wisata.

Dengan perpaduan alam yang asri, budaya yang masih terjaga, serta dukungan masyarakat lokal yang aktif mengembangkan sektor wisata, Limbo Wasamparona menjadi salah satu destinasi unggulan di Kota Baubau yang layak dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara.

banner 336x280

Komentar