“Anggaran fokus melayani masyarakat, bukan melayani pemimpin. Tidak boleh lagi anggaran hanya lebih besar untuk melayani pimpinan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa Musrenbang merupakan forum strategis yang harus dimanfaatkan secara maksimal untuk menyerap aspirasi masyarakat dan merumuskan program pembangunan yang tepat sasaran.
Menurutnya, seluruh usulan program harus berbasis pada kondisi lapangan serta menjadi prioritas yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.
Penegasan ini disampaikan menjelang pelaksanaan Musrenbang Provinsi Sultra yang dijadwalkan akan dibuka secara langsung oleh gubernur pada Selasa (5 Mei 2026).











Komentar