Lebih lanjut, momentum ini sekaligus menunjukkan konsolidasi yang semakin kuat di kalangan para buruh. Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai persatuan buruh Indonesia semakin solid dan optimistis terhadap arah kebijakan pemerintah yang dinilai berpihak pada kesejahteraan dan perlindungan para pekerja.
“Saya hanya ingin menyatakan berterima kasih kepada Presiden karena telah memastikan bahwa kaum buruh Indonesia sekarang bersatu di bawah kepimpinan Bapak Prabowo Subianto. Insyaallah semua cita-cita yang diharapkan bisa terwujud karena persatuan ini,” pungkasnya.
Kehadiran langsung Presiden Prabowo dalam peringatan Hari Buruh Internasional ini merupakan yang kali kedua selama masa pemerintahannya, setelah tahun lalu juga turut hadir secara langsung.
Kehadiran Presiden Prabowo yang untuk kedua kalinya berturut-turut dalam peringatan May Day menandai arah baru kepemimpinan, negara tidak lagi berjarak, tetapi hadir langsung, berdiri sejajar, dan berpihak nyata kepada kaum pekerja.
Dari Lapangan Silang Monas, pesan itu menguat dan tak terbantahkan bahwa buruh bukan sekadar objek kebijakan, melainkan mitra strategis pembangunan. Negara hadir bukan hanya lewat aturan, tetapi melalui keberpihakan yang terasa dan keterlibatan yang nyata.
















Komentar