MUNA, NUSANTARAVOICE.COM – Ketua Partai Solidaritas Indonesia Sulawesi Tenggara, Rajiun Tumada, melontarkan kritik tajam terkait kondisi jalan rusak di Kabupaten Muna yang disebut terkendala keterbatasan anggaran.
Rajiun menyoroti alasan yang beredar di media mengenai pernyataan kepala daerah terkait tidak adanya anggaran untuk perbaikan infrastruktur. Ia menilai hal tersebut tidak sejalan dengan janji kampanye yang sebelumnya disampaikan kepada masyarakat.
“Kalau tidak ada uang, mundur saja jadi bupati. Tidak ada gunanya,” tegas Rajiun.
Ia juga menyinggung janji-janji yang disampaikan saat masa kampanye, yang menurutnya terkesan meyakinkan namun tidak terealisasi setelah menjabat.
“Janji terhadap masyarakat itu waktu kampanye ngeri-ngeri sedap, pokoknya ‘saya bangun ini, saya bangun itu’. Tapi begitu jadi bupati, katanya tidak ada uang. Kalau tidak ada uang, mundur,” ujarnya.
