Sejak pagi hari, ratusan peserta telah memadati titik start. Mereka berasal dari berbagai kalangan, mulai dari komunitas sepeda, masyarakat umum, hingga unsur pemerintah daerah. Sejumlah kepala daerah dan pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) juga turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Pulau Bokori sebagai titik finis menjadi pusat kegiatan sekaligus simbol promosi wisata unggulan Sulawesi Tenggara yang terus didorong pemerintah untuk dikenal lebih luas.
Kegiatan gowes ini terbuka untuk umum dan tanpa biaya pendaftaran, mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan kegiatan inklusif bagi masyarakat.
Melalui gerakan bersepeda ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara berharap dapat menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pola hidup sehat, kepedulian terhadap lingkungan, serta memperkuat sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi daerah.













Komentar