Namun, sosok Manuel Neuer menjadi pembeda. Di usia 40 tahun, ia tampil luar biasa dengan sembilan penyelamatan penting yang menggagalkan peluang demi peluang Madrid.
Di sisi lain, Bayern sebenarnya juga punya kesempatan menambah gol, namun gagal memaksimalkan peluang. Hingga peluit akhir, skor 2-1 tetap bertahan.
Kompany mengaku puas dengan hasil tersebut, meski menyadari laga belum selesai. Sementara itu, Madrid masih memiliki peluang untuk membalikkan keadaan pada leg kedua, meski harus bermain tanpa Aurélien Tchouaméni yang terkena suspensi.
Pertarungan kini akan berlanjut ke Allianz Arena, di mana kedua tim akan menentukan siapa yang berhak melangkah lebih jauh.
Satu hal yang pasti: jika ada tim yang mampu menciptakan keajaiban, Real Madrid selalu menjadi kandidat utama.










Komentar