Melalui buku ini, penulis mencoba menyingkap tabir fenomena osial-politik yang kian kabur dari esensinya.
Sepenggal Pesan Dari Penulis
Bahwa balas dendam terbaik adalah bagaimana kita terus memperbaiki diri dari hari kehari, dari waktu kewaktu, bukan hanya karena suramnya masa lalu tetapi bagaimana kita lebih memantaskan diri untuk orang yang kita cintai dan untuk rakyat yang selalu kita perjuangkan dalam setiap diskusi, di temani kopi dan rokok dalam larutnya malam di tengah keterbatasan.
Karena aku dan kita semua yang sempat membaca sepenggal pesan tersirat dan tersurat ini, kita tidak boleh seperti ini terus. Generasi kita harus bangkit, maju dan berpikir melampaui generasi dan zamannya.
Mimpi dan cita-cita yang harus terus di rawat dan di perjuangkan. Tidak sepatutnya kita apatis dan merasa bodoh. Ini tentang regenerasi, kepemimpinan, dan masa depan sebab ada tugas ideologi, organisasi dan sejarah yang kita pikul.
Kita sedang merintis di atas jalan terjal perjuangan, untuk terus mengumpulkan secercah percikan api agar menjadi kekuatan dan Cahaya yang selalu mengiringi perjalanan kita.
Tentang harapan yang kita perjuangkan mungkin tak selalu apa yang kita harapkan tapi semoga itu menjadi Pelajaran dan pengalaman dari hikmah itu sendiri. Kenyataanya tak ada orang yang berkembang dan maju tanpa melalui proses, mereka membentuk dirinya dengan melalui pengalaman, kesulitan dan pilihan hidup yang pahit.
Semakin keras prosesnya maka akan semakin maksimal hasilnya. Sebuah permata tidak akan bisa di poles tanpa gesekan. Karena kunci keberhasilan adalah ketekunan, komitmen, ikhtiar, berusaha dan berdoa. Karena setiap capaian besar butuh waktu lama dan proses yang cukup, mimpi tidak di beli tetapi harus di perjuangkan, di usahakan mengorbankan segala hal dengan air mata.
Terima kasih kalian semua sudah kuat hingga sejauh ini, kamu hebat menjadi dirimu sendiri. Hari, bulan dan tahun yang akan datang ada cobaan kita cobain, ada nikmat kita nikmati. Merdeka, panjang umur perjuangan.
Semangat Berkarya Mahasiswa Asal Mubar Terbitkan Buku, “Transformasi dan Wacana di Era Distrupsi”
