Gubernur ASR Gas Pol Sektor Pertanian, Ratusan Traktor Masuk Sultra

Berita54 Dilihat
banner 468x60

Berbagai alsintan tersebut didistribusikan secara proporsional ke kelompok tani di daerah-daerah di Sultra berdasarkan luas lahan baku sawah (LBS) yang dimiliki. Alsintan ini berstatus pinjam pakai, dan jika pemanfaatannya sudah selesai (standing crop) maka dapat dipergilirkan ke kelompok tani lain yang membutuhkan.

“Alsintan ini tidak dimiliki secara penuh oleh kelompok tani tertentu saja. Jika penggunaan traktor di satu kelompok tani sudah selesai, maka dapat digunakan oleh kelompok tani lainnya dalam wilayah itu. Penyaluran alsintan ini tidak dipungut biaya apapun,” jelas Kepala Dinas Prof. Muhammad Taufik, Senin (6 April 2026).

Program alsintan ini menjadi strategi pemerintah provinsi dalam memperkuat infrastruktur pertanian dan meningkatkan efisiensi produksi. TR-2 dan TR-4 diharapkan mampu mempercepat proses pengolahan lahan, sementara pompa air menjadi bagian dari quick response bagi petani yang menghadapi kekeringan untuk menghindari gagal panen. 

Adapun combine harvester menjadi solusi percepatan panen untuk menghindari kerugian akibat keterlambatan proses pascapanen. Sedangkan drone menjadi solusi pemanfaatan teknologi dalam aplikasi pemupukan dan perawatan tanaman.

“Sesuai arahan Bapak Gubernur, pembangunan sektor pertanian harus berbasis solusi dan teknologi. Bantuan ini merupakan bukti komitmen pemerintah provinsi untuk selalu hadir mendampingi petani dalam kondisi apa pun,” pungkasnya.

banner 336x280
Baca juga:  Ruslan: BEM UMK Dorong Transparansi dan Keadilan Hukum di Sultra

Komentar