JAKARTA, NUSANTARAVOICE.COM – Pemerintah bersama Pertamina Patra Niaga terus memperketat pengawasan distribusi LPG 3 kg guna memastikan ketersediaan, kualitas, dan ketepatan sasaran bagi masyarakat. Langkah ini dilakukan melalui inspeksi langsung di sejumlah titik distribusi di wilayah Jakarta dan Bekasi.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, didampingi Direktur Pemasaran Ritel Pertamina Patra Niaga, Eko Ricky Susanto, melakukan peninjauan ke Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) serta pangkalan LPG pada 3–4 April.
Kunjungan dimulai di fasilitas SPBE PT Sapta Arta Setia di Bekasi, dilanjutkan ke SPBE Pertamina Trading and Services di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Dalam inspeksi tersebut, tim melakukan pengecekan menyeluruh terhadap proses pengisian LPG, mulai dari penimbangan tabung, deteksi kebocoran, hingga penyegelan sebelum distribusi ke masyarakat.
“Seluruh proses penyiapan LPG kami pastikan berjalan sesuai standar keselamatan. Hasil pengecekan menunjukkan distribusi dalam kondisi terkendali, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas,” ujar Laode.
Selain fasilitas SPBE, pengawasan juga dilakukan di sejumlah pangkalan LPG di Bekasi dan Jakarta. Petugas secara langsung menimbang tabung LPG untuk memastikan berat isi sesuai ketentuan, sekaligus memantau harga jual di tingkat pangkalan.














Komentar