Gubernur Andi Sumangerukka: Anggaran Terbatas, Tak Boleh Ada Pemborosan

banner 468x60

KENDARI, NUSANTARAVOICE.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menegaskan komitmennya untuk mengarahkan anggaran daerah pada program yang berdampak langsung bagi masyarakat, terutama dalam menekan angka kemiskinan serta memperluas akses layanan pendidikan dan kesehatan.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, saat memimpin apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemprov Sultra di Lapangan Kantor Gubernur Sultra, Senin (30/3/2026).

Apel gabungan tersebut dihadiri oleh Sekda Sultra, Staf Ahli Gubernur, para Asisten Sekda, Kepala OPD, Kepala Biro, pejabat struktural dan fungsional, serta ribuan ASN di lingkungan Pemprov Sultra.

Dalam arahannya, gubernur menekankan bahwa kondisi fiskal daerah saat ini menuntut efisiensi anggaran secara menyeluruh. Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta menyusun program secara cermat dan tepat sasaran, serta menghindari kegiatan yang tidak memberikan dampak langsung kepada masyarakat.

“Anggaran kita terbatas, sehingga setiap pengeluaran harus diprioritaskan pada kebutuhan nyata masyarakat. Tidak boleh ada pemborosan, termasuk belanja perjalanan dinas yang tidak mendesak,” tegasnya.

Ia menambahkan, efisiensi anggaran menjadi langkah strategis dalam menghadapi dinamika global yang turut berdampak pada kondisi ekonomi daerah.

Baca juga:  Generasi Muda Sultra Bersinar di Jakarta, Dua Finalis Tembus Top 3 Red Carpet Grand Model Indonesia

Lebih lanjut, gubernur menegaskan bahwa arah kebijakan pembangunan difokuskan pada upaya memutus mata rantai kemiskinan. Saat ini, angka kemiskinan di Sulawesi Tenggara masih berada di kisaran 10 persen.

“Program pemerintah harus mampu menjawab persoalan kemiskinan secara konkret. Intervensi harus tepat sasaran agar masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya,” ujarnya.

Di sektor infrastruktur, pembangunan tetap dilaksanakan dengan pendekatan yang berorientasi pada penguatan ekonomi masyarakat. Infrastruktur seperti jalan diharapkan mampu membuka akses dan meningkatkan aktivitas ekonomi warga.

banner 336x280

Komentar