Menkeu Purbaya: Jika Harga Minyak US$ 150/Barel Trump yang Jatuh, Bukan Kita

Nasional12 Dilihat
banner 468x60

“Saya tidak anti kritik, tetapi jangan menyampaikan prediksi yang menyesatkan, seperti mengatakan dua bulan lagi Indonesia akan hancur atau masuk resesi karena minyak tembus US$ 200. Kalau itu terjadi, bukan hanya Indonesia, seluruh dunia akan terdampak,” tegasnya.

Purbaya menekankan bahwa analisis ekonomi harus didasarkan pada data dan metodologi yang jelas, termasuk penggunaan data historis dan proyeksi yang terukur. Ia mengingatkan agar para ekonom tidak sembarangan melontarkan prediksi tanpa dasar yang kuat.

Pemerintah, lanjutnya, tetap menjaga stabilitas ekonomi nasional melalui berbagai kebijakan strategis, termasuk pengendalian inflasi dan penguatan daya tahan sektor riil.

Dengan kondisi tersebut, Purbaya mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh narasi pesimistis yang dapat memperburuk sentimen ekonomi.

“Fundamental ekonomi kita masih terjaga. Jadi tidak perlu panik berlebihan,” pungkasnya.

banner 336x280
Baca juga:  Thailand dan Kamboja Sepakat Gelar Pembicaraan Damai di Malaysia, Trump Turun Tangan

Komentar