Dari Nol di Tanah Rantau, Kisah Safiul Akbar dan Momen Mudik Jet Pribadi yang Viral

banner 468x60

MUNA, NUSANTARAVOICE.COM – Suasana di Bandara Sugimanuru mendadak berbeda dari biasanya pada Senin (23/3/2026). Sebuah jet pribadi jenis Embraer Phenom 300 mendarat mulus di landasan, membawa rombongan keluarga pengusaha asal Muna, La Ode Safiul Akbar Gani, yang tengah mudik dari Jakarta.

Kedatangan pesawat mewah tersebut langsung menyita perhatian masyarakat dan petugas bandara. Momen langka ini pun cepat viral di berbagai grup WhatsApp, termasuk Wuna Forum, karena jarang terjadi di wilayah tersebut.

Dari pantauan di lokasi, rombongan keluarga turun satu per satu melalui tangga pesawat dengan pengawalan petugas. Kru bandara tampak sigap memberikan bantuan, terutama kepada anggota keluarga yang membutuhkan pendampingan khusus. Suasana bandara pun berubah ramai, dipenuhi warga yang penasaran ingin melihat dari dekat jet pribadi tersebut.

Penggunaan jet pribadi untuk mudik seperti ini dinilai sebagai fenomena tersendiri, khususnya bagi masyarakat Muna. Di Indonesia, moda transportasi eksklusif tersebut umumnya identik dengan kalangan elite, seperti pengusaha besar, pejabat tinggi, hingga artis papan atas.

Jet yang digunakan diketahui merupakan produksi Embraer, salah satu produsen pesawat bisnis terbaik di dunia.

Namun di balik momen viral tersebut, tersimpan kisah panjang perjalanan hidup Safiul Akbar. Sosoknya dikenal meniti karier dari bawah hingga kini dipercaya memegang peran penting di dunia usaha dan politik nasional.

Baca juga:  Keahlian Radar Interferometrik, Ini Profil Joko Widodo Ilmuwan BRIN di Balik Satgas Bencana Sumatra

Di balik sosoknya yang tenang, La Ode Muhammad Safiul Akbar menyimpan kisah perjalanan hidup yang panjang, penuh tantangan, dan inspiratif. Pria berdarah Muna ini dikenal sebagai figur yang meniti karier dari bawah hingga kini dipercaya memegang peran strategis di dunia usaha dan politik nasional.

Sejak muda, Safiul telah meninggalkan kampung halamannya di Sulawesi Tenggara untuk merantau ke Pulau Jawa demi mengejar pendidikan. Ia menempuh pendidikan menengah hingga perguruan tinggi di Jawa, termasuk memperdalam ilmu keislaman di Pondok Modern Darussalam Gontor, sebelum akhirnya meraih gelar sarjana.

Tak berhenti di dalam negeri, Safiul melanjutkan pendidikan ke luar negeri dan berhasil meraih gelar MBA dari Ateneo Graduate School of Business, Filipina, melalui program beasiswa. Pengalaman akademik ini menjadi fondasi kuat dalam membangun karier profesionalnya.

Sekembalinya ke Indonesia, ia meniti karier di Jakarta, baik di dunia usaha maupun organisasi kepemudaan. Dalam perjalanan politiknya, Safiul pernah maju sebagai calon anggota DPR RI dari Partai Golkar mewakili Sulawesi Tenggara. Ia juga aktif sebagai pengurus di tingkat pusat pada era kepemimpinan Aburizal Bakrie.

banner 336x280

Komentar

News Feed