Mabesad Tegaskan Soliditas TNI Soal Siaga 1, Aktivis: Upaya Adu Domba Terbantahkan

Berita93 Dilihat

JAKARTA, NUSANTARAVOICE.COM — Mabes Angkatan Darat (Mabesad) akhirnya angkat bicara guna mengakhiri polemik status “Siaga 1” yang sempat menjadi bola liar di media sosial. TNI AD membantah keras narasi yang menyebut adanya perbedaan suara dengan Mabes TNI. Klarifikasi ini sekaligus menegaskan bahwa seluruh matra tetap tegak lurus di bawah garis komando Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) menekankan bahwa koordinasi internal militer berjalan sangat solid. Isu “pecah kongsi” yang sempat diembuskan pihak-pihak tertentu disebut sebagai kesalahpahaman informasi. TNI AD memastikan bahwa setiap instruksi terkait kesiapsiagaan operasional antisipasi konflik Timur Tengah telah dijalankan sesuai prosedur teknis di lapangan.

Klarifikasi resmi ini langsung mematahkan spekulasi yang mencoba membenturkan pernyataan Panglima TNI dengan Kasad Jenderal Maruli Simanjuntak. Banyak pihak menilai narasi perpecahan sengaja diciptakan oleh kelompok kepentingan untuk melemahkan wibawa institusi pertahanan di mata rakyat saat situasi global sedang tidak menentu.

“Klarifikasi dari Mabesad ini adalah bukti nyata bahwa TNI kita sangat solid. Kelompok yang kemarin sibuk menggoreng isu seolah-olah ada ‘dua matahari’ di TNI sekarang harus gigit jari. Ini tamparan keras bagi siapa pun, termasuk oknum parpol, yang mencoba memancing di air keruh demi agenda politik murahan,” tegas Romadhon Jasn, Aktivis Nusantara, Sabtu (14/3/2026).

Romadhon menilai upaya adu domba tersebut sangat berbahaya bagi stabilitas nasional. Menurutnya, kelompok pengkritik yang menamakan diri koalisi sipil maupun aktor politik di belakangnya seolah tidak rela melihat institusi TNI kuat dan dipercaya oleh rakyat dalam menjaga objek vital nasional.