Menuju Pertumbuhan 8 Persen, Generasi Muda dan Investasi Jadi Motor Ekonomi Nasional

Daerah, Jawa Timur53 Dilihat
banner 468x60

JEMBER, NUSANTARAVOICE.COM- Ketua Bidang Ekonomi & Kewirausahaan Jaringan Santri Nusantara, Ibnul Mu’ad, menyoroti pentingnya peran generasi muda dalam membangun kekuatan ekonomi bangsa. Ia menilai bahwa Indonesia membutuhkan semakin banyak wirausahawan baru untuk memperkuat struktur ekonomi nasional. Menurutnya, keberadaan pengusaha muda tidak hanya berperan dalam menciptakan inovasi, tetapi juga dalam membuka lapangan pekerjaan serta memperluas sektor-sektor ekonomi baru yang berbasis kreativitas dan teknologi.

Ia menegaskan bahwa organisasi kepemudaan dan kewirausahaan memiliki tanggung jawab untuk mendorong lahirnya generasi entrepreneur yang berdaya saing dan mampu menghadapi tantangan global.

“Jika Indonesia ingin mencapai pertumbuhan ekonomi yang tinggi, maka kita harus memperbanyak jumlah pengusaha. Negara maju biasanya memiliki persentase pengusaha yang tinggi dalam struktur ekonominya,” Ucap Ibnul Mu’ad dalam Seminar Nasional bertajuk “Navigasi Arah Ekonomi Indonesia 2026: Resiliensi, Peluang, dan Tantangan Menuju Pertumbuhan 8%” yang digelar Jaringan Santri Nusantara (JSN) di Jember, Kamis (12/3/2026).

Ia menambahkan bahwa generasi muda Indonesia memiliki potensi besar menjadi penggerak ekonomi masa depan, terutama di era transformasi digital yang membuka berbagai peluang usaha baru. Perkembangan teknologi dinilai telah menciptakan ruang ekonomi yang lebih luas bagi anak muda untuk berinovasi dan menciptakan model bisnis kreatif yang adaptif terhadap perubahan zaman. Menurutnya, ekosistem kewirausahaan di Indonesia perlu terus diperkuat melalui dukungan pendidikan kewirausahaan, akses permodalan, serta pembinaan berkelanjutan bagi pelaku usaha muda.

Baca juga:  Kasus Dugaan Penganiayaan Kades Kasaka, Kapolres Muna: Proses Hukum Tetap Berjalan dan Terukur

“Generasi muda harus berani mengambil peran sebagai pelaku usaha. Dengan kreativitas, inovasi, dan pemanfaatan teknologi digital, mereka memiliki peluang besar menciptakan usaha-usaha baru yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun global,” Tambahnya.

Sementara itu, Robby Hablil Huda, pelaku usaha UMKM, memberikan pandangan dari perspektif praktis dunia bisnis. Ia menilai sektor swasta memiliki peran vital sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi tidak dapat dilepaskan dari aktivitas investasi, produksi, serta inovasi yang dilakukan oleh para pelaku usaha. Karena itu, ia mendorong terciptanya iklim usaha yang lebih kondusif melalui penyederhanaan regulasi, kemudahan perizinan, serta akses pembiayaan yang lebih luas bagi pelaku usaha.

Ia juga menyoroti pentingnya penguatan sektor UMKM yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia. Dengan jumlah yang sangat besar, UMKM memiliki potensi besar untuk meningkatkan daya serap tenaga kerja sekaligus memperluas basis ekonomi nasional.
Selain itu, sektor ekonomi digital, industri kreatif, serta pengembangan industri berbasis teknologi dinilai sebagai peluang besar yang dapat mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi Indonesia.

banner 336x280

Komentar