Kapolri Ajak Warga Jaga Persatuan, Aktivis: Persaudaraan Itu Modal Paling Mahal

Berita0 Dilihat
banner 468x60

JAKARTA, NUSANTARAVOICE.COM – Di tengah derasnya arus kabar burung yang kerap membuat suasana gerah, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan pesan sederhana namun penting: menjaga kerukunan. Ajakan ini disampaikan di hadapan ribuan elemen masyarakat dalam rangkaian kunjungan kerja di Palembang dan Jakarta sepanjang awal Maret 2026. Bagi Kapolri, keberanian untuk tidak ikut menyebarkan kebencian adalah bukti bahwa masyarakat Indonesia memiliki prinsip dan tidak mudah didikte oleh keadaan.

Kerukunan tidak berarti semua orang harus sepakat dalam setiap hal. Kapolri menegaskan bahwa perbedaan pendapat adalah bagian alami dari kehidupan demokrasi. Namun, bangsa ini harus tetap berada dalam satu barisan agar memiliki kekuatan menghadapi berbagai tantangan zaman, termasuk dalam mendukung kemandirian nasional dan menjaga stabilitas sosial.

Menanggapi hal tersebut, Koordinator Jaringan Aktivis Nusantara (JAN), Romadhon Jasn, memberikan dukungan terhadap pendekatan yang diambil Kapolri. “Langkah Kapolri yang terus merangkul masyarakat, mulai dari buruh hingga mahasiswa di pertengahan puasa ini, menunjukkan kepemimpinan yang mau mendengar. Kita butuh kerja bersama agar energi bangsa tidak habis hanya untuk konflik sesama saudara, apalagi bulan penuh keberkahan,” ujar Romadhon dalam keterangannya, Selasa (10/3).

Baca juga:  ‎Sekjen BSNPG: Serangan Rasis terhadap Bahlil adalah Kemunduran Moral Publik

Menurutnya, ajakan menjaga persatuan harus dimaknai sebagai upaya membangun masyarakat yang beradab dan rasional. Ketika warga tidak mudah terpancing emosi, percakapan di ruang publik baik di warung kopi maupun di media sosial akan lebih bermakna dan konstruktif.

Romadhon menilai peran Polri dalam situasi ini adalah sebagai pengingat bahwa ancaman terbesar bagi masyarakat sering kali berasal dari informasi palsu yang sengaja disebarkan untuk memecah belah. Karena itu, masyarakat perlu membangun kesadaran bersama untuk lebih berhati-hati dalam menerima dan menyebarkan informasi.

banner 336x280

Komentar