“Saya mewakili masyarakat Buton mengucapkan terima kasih kepada bapak gubernur. Di tahun pertama kepemimpinan beliau sudah menghadirkan sekolah yang sangat baik bagi masyarakat Buton,” ujarnya.
Kepala Dinas Pendidikan Sultra menjelaskan bahwa SMA 7 Pasarwajo merupakan unit sekolah baru hasil revitalisasi dengan anggaran sekitar Rp8 miliar. Pembangunannya juga melibatkan tenaga kerja lokal serta material yang diproduksi dari wilayah sekitar sekolah.
Selain pembangunan SMA 7 Pasarwajo, pemerintah provinsi juga terus memperluas pemerataan akses pendidikan melalui pembangunan dan revitalisasi sekolah di berbagai wilayah. Pada tahun 2025 revitalisasi sekolah telah dilakukan di Kecamatan Siompu.
Sementara di Kecamatan Batu Atas, Kabupaten Buton Selatan, pembangunan unit sekolah direncanakan pada tahun 2026. Di Kabupaten Kolaka Utara, pembangunan juga dilakukan pada SMA Negeri 1 Ngapa dan SMA Negeri 1 Pakue Utara sebagai bagian dari penguatan infrastruktur pendidikan di daerah.
Selain itu, gubernur secara pribadi melalui Yayasan ASR juga menyiapkan 5 ribu paket seragam sekolah bagi siswa di Sulawesi Tenggara, termasuk bagi siswa sekolah luar biasa (SLB), sebagai bentuk dukungan terhadap pemerataan akses pendidikan.
