KENDARI, NUSANTARAVOICE.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara terus memperkuat komitmennya dalam mempercepat penanganan sektor perumahan dan penataan kawasan permukiman di daerah. Komitmen tersebut disampaikan dalam kunjungan kerja Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Republik Indonesia, Fahri Hamzah, di Kendari, Kamis (5/3/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara, Asrun Lio, mewakili Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan sektor perumahan dan kawasan permukiman di Sulawesi Tenggara.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, kami menyampaikan selamat datang kepada Bapak Wakil Menteri beserta rombongan di Bumi Anoa. Kehadiran Bapak merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat dalam mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di bidang perumahan,” ujar Sekda saat membacakan sambutan Gubernur.
Dalam sambutan tersebut dijelaskan bahwa Sulawesi Tenggara masih menghadapi tantangan yang cukup besar di sektor perumahan. Saat ini tercatat lebih dari 107 ribu unit rumah tidak layak huni (RTLH) yang membutuhkan penanganan, sementara angka backlog kepemilikan rumah mencapai lebih dari 103 ribu kepala keluarga.
Selain itu, kondisi geografis Sulawesi Tenggara yang didominasi wilayah pesisir dan kepulauan menjadi tantangan tersendiri dalam pembangunan perumahan dan kawasan permukiman. Wilayah yang tersebar dan dipisahkan oleh lautan membutuhkan pendekatan pembangunan yang lebih adaptif serta kolaboratif.
