Efisiensi Bodø/Glimt Bungkam Dominasi Inter di San Siro

banner 468x60

MILAN,NUSANTARAVOICE.COM – Langkah raksasa Italia, Inter Milan, di pentas Liga Champions UEFA harus terhenti secara tragis. Bermain di hadapan pendukungnya sendiri di Stadion San Siro, Rabu malam, “I Nerazzurri” dipaksa mengakui keunggulan wakil Norwegia, Bodø/Glimt, dengan skor 1-2. Hasil ini memastikan Bodø/Glimt melaju ke babak 16 besar dengan keunggulan agregat telak 5-2.

Kekalahan ini menjadi pil pahit bagi skuad asuhan Simone Inzaghi. Secara statistik, Inter tampil sangat dominan dengan menguasai 70 persen aliran bola dan melepaskan 30 tembakan. Namun, dominasi tersebut seolah membentur tembok tebal akibat buruknya penyelesaian akhir dan disiplin tinggi lini pertahanan lawan.

Sejak peluit pertama dibunyikan, Inter langsung mengambil inisiatif serangan. Sebanyak 26 tembakan dilepaskan dari dalam kotak penalti, namun hanya 7 yang tepat sasaran. Rapatnya barisan belakang Bodø/Glimt membuat para penyerang Inter frustrasi. Hingga turun minum, skor kaca mata tetap bertahan.

Memasuki babak kedua, petaka bagi tuan rumah dimulai. Melalui skema serangan balik yang cepat dan efektif, Jens Petter Hauge berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-58. Inter yang tersentak mencoba membalas, namun justru kembali kebobolan di menit ke-72 melalui aksi Hakon Evjen.

Baca juga:  Musiala Menggila, Bayern Munchen Lumat Auckland City 10-0 di Laga Pembuka Piala Dunia Antarklub 2025

Inter baru bisa memperkecil ketertinggalan pada menit ke-76 lewat gol bek Alessandro Bastoni. Meski terus mengurung pertahanan lawan di sisa waktu pertandingan, skor 1-2 tidak berubah hingga laga usai.

Laga ini menjadi pelajaran berharga tentang efisiensi dalam sepak bola modern. Bodø/Glimt hanya melepaskan 7 tembakan sepanjang laga, namun 5 di antaranya tepat sasaran dan 2 berbuah gol. Sebaliknya, Inter membuang banyak peluang emas, termasuk satu peluang besar yang gagal dikonversi menjadi gol.

banner 336x280

Komentar