Ramadan Sultra Fest 2026: Sinergi Pemprov, Bank Sultra, dan BI Menggerakkan UMKM serta Literasi Keuangan di Bumi Anoa

banner 468x60

Tidak hanya itu, layanan penukaran uang melalui mobil kas keliling turut dihadirkan untuk memudahkan masyarakat menjelang Idulfitri. Masyarakat dapat mengakses layanan ini melalui laman resmi Bank Indonesia yang bersinergi dengan perbankan, termasuk Bank Sultra. Langkah ini menunjukkan bahwa festival tidak hanya menjadi ajang hiburan dan transaksi, tetapi juga platform pelayanan publik yang memudahkan kebutuhan masyarakat selama Ramadan.

Dimensi sosial juga mendapat perhatian serius. Bank Sultra menyalurkan 50 paket makanan gratis setiap hari kepada masyarakat yang membutuhkan. Pada momentum soft launching, santunan diberikan kepada puluhan penghafal Al-Qur’an sebagai bentuk kepedulian sosial. Pesan yang ingin ditegaskan sederhana namun kuat: pertumbuhan ekonomi harus berjalan seiring dengan empati dan solidaritas sosial.

Kehadiran Asosiasi Pengusaha Kuliner Indonesia (Apkulindo) Sultra memperkuat jaringan pelaku usaha sekaligus meningkatkan kualitas kurasi tenant. Kolaborasi ini memberi peluang bagi UMKM untuk naik kelas, tidak hanya dari sisi omzet, tetapi juga dari segi branding, manajemen usaha, dan perluasan pasar. Dalam konteks pembangunan daerah, inisiatif seperti ini penting untuk menciptakan multiplier effect—dari transaksi harian di lapangan, hingga dampak jangka panjang terhadap pertumbuhan ekonomi lokal.

Baca juga:  Kasus Dugaan Penganiayaan Kades Kasaka, Kapolres Muna: Proses Hukum Tetap Berjalan dan Terukur

Ramadan Sultra Fest 2026 pada akhirnya menjadi refleksi bagaimana momentum keagamaan dapat dioptimalkan menjadi strategi penguatan ekonomi daerah. Ia mempertemukan tiga elemen utama: nilai spiritual Ramadan, pemberdayaan ekonomi kerakyatan, dan transformasi digital sistem keuangan. Jika konsistensi kolaborasi antara Pemprov Sultra, Bank Sultra, dan Bank Indonesia terus dijaga, bukan tidak mungkin festival ini berkembang menjadi agenda tahunan unggulan yang dinanti masyarakat.

Lebih dari sekadar pusat ngabuburit, Ramadan Sultra Fest adalah cermin semangat kolektif membangun Sulawesi Tenggara dari ruang-ruang sederhana: dari tenda UMKM, dari transaksi digital kecil yang terus tumbuh, dari anak-anak yang belajar adzan dan surah pendek, hingga dari paket makanan yang dibagikan dengan tulus. Di sanalah makna pembangunan terasa nyata berangkat dari kebersamaan, tumbuh dalam kolaborasi, dan bermuara pada kesejahteraan bersama.

banner 336x280

Komentar