Menariknya, Osasuna tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang di dalam kotak penalti dengan 11 percobaan, dibandingkan tujuh milik Real Madrid. Faktor ketenangan dan disiplin bertahan menjadi kunci kemenangan tuan rumah.
Kekalahan ini menjadi catatan penting bagi Real Madrid yang sebenarnya tampil lebih dominan secara statistik. Sebaliknya, kemenangan ini mempertegas mentalitas Osasuna saat menghadapi tim besar, sekaligus mendongkrak posisi mereka di klasemen sementara La Liga.
Laga ini menjadi bukti bahwa dalam sepak bola, dominasi tidak selalu menjamin kemenangan. Efektivitas dan momentum tetap menjadi faktor penentu di lapangan.











Komentar