Pertumbuhan ini diyakini akan didorong oleh beberapa faktor kunci, di antaranya:
1. Momen Libur Nasional: Perayaan Imlek dan Idulfitri yang berdekatan.
2. Kebijakan Fleksibilitas Kerja: Implementasi Work From Anywhere (WFA) yang mendorong mobilitas dan belanja di daerah.
3. Ketepatan Waktu Belanja Negara: Memastikan anggaran terserap sebelum kuartal pertama berakhir.
Dengan kebijakan ini, pemerintah berharap ekonomi Indonesia dapat keluar dari zona pertumbuhan 5% dan bergerak menuju level yang lebih tinggi secara konsisten.
















Komentar