Pemberitaan Terkait Kendari Water Sport Dinilai Kontraproduktif dengan Kenyataan Sebenarnya

banner 468x60

“Memang benar, sejak dibangun kawasan ini belum sepenuhnya terkelola dengan baik dan cenderung terbengkalai. Tetapi sejak saya diberi amanah sebagai Kepala Dinas Pariwisata, salah satu komitmen saya adalah mengembalikan fungsi Kendari Water Sport sebagaimana mestinya sebagai ruang publik yang hidup, bersih, dan produktif,” tegasnya, Jum’at, 20/2/2026.

“Bahkan sejak awal menjabat, saya sudah menyusun konsep pengembangan dan penataan kawasan tersebut. Saat ini, konsep itu sedang kami matangkan bersamaan dengan proses penggodokan anggaran melalui skema Dana Alokasi Khusus (DAK), agar pembenahan Kendari Water Sport dapat dilakukan secara lebih terencana, terukur, dan berkelanjutan,” lanjutnya.

Selain itu, Ketua LPKP Sultra, La Ode Tuangge, menyatakan bahwa beberapa minggu sebelumnya Kepala Dinas Pariwisata telah turun langsung melakukan peninjauan fasilitas di lokasi. Ia bahkan menyaksikan langsung kepala dinas ikut membersihkan sampah di kawasan tersebut.

Memang diakui, terdapat beberapa fasilitas yang mengalami kerusakan akibat kurangnya perawatan sebelumnya. Namun kondisi tersebut tidak bisa serta-merta dimaknai sebagai pembiaran. Justru saat ini telah ada langkah konkret, baik dalam bentuk evaluasi fasilitas, penataan ulang fungsi kawasan, maupun gerakan kebersihan yang melibatkan pemerintah dan masyarakat.

Baca juga:  Anak Korban Kecewa, Tuntutan Kades dan Warga Disamakan Empat Bulan dalam Kasus Dugaan Penganiayaan di Muna

Sebagai salah satu aset Pemprov Sultra dan ruang terbuka hijau andalan masyarakat untuk jogging, senam, memancing hingga menikmati panorama Teluk Kendari dan Jembatan Teluk Kendari, Kendari Water Sport tetap menjadi perhatian bersama.

Kritik tentu penting sebagai kontrol sosial. Namun, publik juga perlu disuguhi informasi yang benar dan publik perlu mengetahui bahwa proses pembenahan sedang berjalan. Sinergi antara pemerintah, mahasiswa, dan masyarakat menjadi kunci agar Kendari Water Sport kembali tertata, bersih, dan hidup sebagai destinasi wisata unggulan Sulawesi Tenggara.

banner 336x280

Komentar