Indonesia Buka Investasi Mineral Kritis untuk AS, Kepentingan Nasional dan Aturan Dalam Negeri Tetap Prioritas Utama

banner 468x60

Lebih lanjut, Bahlil menjelaskan bahwa pemerintah juga telah memetakan sejumlah wilayah pertambangan prospektif yang akan ditawarkan kepada investor guna menjaga momentum hubungan ekonomi strategis kedua negara.

“Saya juga menjelaskan bahwa dalam konteks perolehan terhadap wilayah-wilayah pertambangan yang ada, kami setelah ini, kami akan menawarkan kepada mereka mana perusahaan-perusahaan yang ingin masuk dan kemudian kita fasilitasi dan saya sudah melakukan pemetaan-pemetaan terhadap lokasi-lokasi yang prospek karena kita juga harus membangun, menjaga hubungan yang sudah sangat baik ini,” ungkap Bahlil.

Pemerintah akan memfasilitasi percepatan eksekusi investasi agar memberikan dampak langsung terhadap penciptaan lapangan kerja serta peningkatan nilai tambah di dalam negeri. Langkah tersebut sekaligus diharapkan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global mineral kritis yang semakin strategis bagi industri energi masa depan.

Dengan pendekatan tersebut, Indonesia menegaskan posisinya sebagai mitra strategis yang terbuka terhadap investasi global, namun tetap berdaulat dalam pengelolaan sumber daya alam dan konsisten menjalankan agenda hilirisasi nasional.

banner 336x280
Baca juga:  Visioner Indonesia Apresiasi Langkah PT Pertamina dalam Menyalurkan Bantuan Banjir

Komentar