Laga sempat terhenti sekitar 10 menit setelah Vinícius melaporkan mendapat perlakuan rasis dari pemain Benfica, Gianluca Prestianni. Wasit asal Prancis, François Letexier, langsung mengaktifkan protokol anti-rasisme dan menghentikan pertandingan sementara waktu.
Setelah pertandingan dilanjutkan, Madrid tetap fokus menjaga keunggulan hingga peluit panjang berbunyi.
Hasil ini menjadi modal berharga bagi pasukan asuhan Álvaro Arbeloa jelang leg kedua yang akan digelar di Santiago Bernabéu pekan depan. Real Madrid kini berada di posisi lebih menguntungkan untuk mengamankan tiket ke babak 16 besar.
