Indonesia Siap Operasikan Kapal Induk Pertama, Giuseppe Garibaldi Perkuat Doktrin Maritim TNI AL

Nasional2 Dilihat

JAKARTA, NUSANTARAVOICE.COM- Indonesia bersiap memasuki babak baru dalam sejarah pertahanan laut nasional. Kapal induk ringan milik Angkatan Laut Italia, Giuseppe Garibaldi, dikabarkan telah memasuki tahap akhir proses pengalihan dan akan diterima Indonesia melalui skema hibah pertahanan. Jika terealisasi, kapal ini akan menjadi kapal induk pertama yang dioperasikan oleh TNI Angkatan Laut.

Langkah tersebut dinilai bukan sekadar penambahan alat utama sistem persenjataan (alutsista), melainkan simbol transformasi strategis dalam doktrin pertahanan maritim Indonesia. Kehadiran kapal induk membuka peluang pergeseran paradigma, dari fokus pertahanan teritorial menuju kemampuan proyeksi kekuatan maritim jarak jauh di kawasan regional.

Kapal induk ringan berkonsep STOVL (Short Take-Off and Vertical Landing) ini mulai aktif sejak pertengahan 1980-an dan selama lebih dari tiga dekade menjadi tulang punggung kekuatan proyeksi militer Italia. Kapal tersebut terlibat dalam berbagai operasi, mulai dari misi tempur hingga misi kemanusiaan di kawasan Balkan, Timur Tengah, dan Afrika.

Secara teknis, Giuseppe Garibaldi memiliki bobot penuh sekitar 13.800 ton dengan panjang kurang lebih 180 meter. Kapal ini mampu melaju lebih dari 30 knot berkat sistem propulsi COGAG (Combined Gas and Gas). Awak kapal berjumlah sekitar 550 personel, belum termasuk kru wing udara.